Realisasi Pendapatan Negara di Sulawesi Tenggara Capai Rp4,029 Triliun

Dewuna.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Sulawesi Tenggara melaporkan pencapaian yang menggembirakan hingga tanggal 1 Desember 2023, dengan realisasi pendapatan negara mencapai Rp4,029 triliun. Kabar ini disampaikan oleh Kakanwil DJPb Sultra, Syarwan, dalam pernyataan resmi pada Rabu.

Syarwan mengungkapkan rincian dari realisasi pendapatan dan hibah, yang terdiri dari penerimaan pajak, Pajak Negara Bukan Pajak (PNBP), dan hibah. Total pendapatan tersebut terbagi menjadi Rp3,2 triliun dari penerimaan perpajakan dan Rp0,81 triliun dari PNBP.

“Penerimaan perpajakan secara tahun ke tahun (yoy) terkontraksi sebesar 1 persen sedangkan PNBP tumbuh sebesar 23,34 persen,” jelas Syarwan

Dalam konteks ini, Syarwan juga menyoroti beberapa isu strategis yang memengaruhi pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tahun 2023. Salah satunya adalah pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk barang tambang seperti nikel, yang berpotensi menurunkan realisasi PPN. Dampaknya mulai terlihat dari pertumbuhan yang negatif.

Penambangan ilegal juga menjadi perhatian, karena dapat mengakibatkan hilangnya potensi pajak. Sementara itu, rendahnya harga gula internasional menyebabkan penurunan produksi gula di Sultra dan turunnya penerimaan PPN.

Namun, ada faktor positif seperti pembangunan infrastruktur di Pemda Kolaka senilai Rp500 miliar, yang berpotensi meningkatkan pemasukan PPN.

Syarwan menegaskan bahwa terdapat potensi PNBP sebesar Rp100 miliar di akhir tahun, berasal dari penyelesaian perkara di Kejari yang masih ditangani pusat. Penerimaan cukai juga mengalami lonjakan karena kegiatan pemberantasan rokok ilegal.

“Potensi penerimaan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat dicapai melalui penyuluhan kepada UMKM dan memanfaatkan potensi dari sektor perkebunan,” tambahnya. (Ma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *