Polres Baubau, Ungkap Oknum ASN Terlibat Dalam Penikaman Wartawan

Dewuna.com – Kepolisian Resort (Polres) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mengungkap kasus penikaman seorang wartawan media online di wilayahnya. Dalam pengungkapan ini, polisi menemukan bukti transferan uang yang dikirim oleh seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Buton Selatan (Busel) kepada dua pelaku eksekutor penikaman.

Berdasarkan keterangan dari Kapolres Baubau, AKBP Bungin Masokan Misalayuk, hasil pemeriksaan menyatakan bahwa dua pelaku eksekutor, MW (40) dan MH (25), menerima transferan uang sebesar Rp2 juta dari seorang ASN berinisial AH (44) di Kabupaten Buton Selatan. AKBP Bungin menjelaskan bahwa oknum ASN tersebut memberikan perintah kepada kedua pelaku eksekutor untuk memberikan “pelajaran” kepada korban wartawan media online.

Baca juga : Seorang Wartawan di Kota Baubau Ditikam Orang Tak Dikenal

“Memang kami temukan bukti transfer sejumlah Rp2 juta,” ungkap Kapolres Baubau dalam konferensi pers di Mapolres Baubau.

Menurut AKBP Bungin, Ketiga pelaku, termasuk oknum ASN yang memberikan perintah, akan dijerat dengan Pasal 351 Ayat (2) Subs, Pasal 354 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) ke – 1e KUHP. Ancaman hukuman maksimal yang akan dikenakan kepada ketiganya adalah lima tahun penjara.

Tim gabungan kepolisian dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dan Reskrim Polda Sultra dilibatkan dalam mengungkap kasus ini. Dalam waktu singkat, tepatnya 3×24 jam, para pelaku berhasil diamankan di Mapolres Baubau, Provinsi Sultra, pada Selasa (25/7/2023) lalu.

“Pelaku utama ditangkap terlebih dahulu. Setelah itu, dua pelaku eksekutor berhasil diamankan oleh tim gabungan kepolisian,” jelas AKBP Bungin.

Pengungkapan kasus ini dilakukan setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi-saksi yang terkait dengan insiden penikaman tersebut. Kedua eksekutor ditangkap di Lingkungan Wonco, Kelurahan Kampeonaho, Kecamatan Bungi, Kota Baubau.

“Tim kami melakukan penangkapan dua eksekutor ini sekira pukul 08.30 Wita. Kami juga dibantu tim dari Polda Sultra dan tim dari Bareskrim Mabes Polri dalam hal pengungkapan tersebut,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *