Polisi Tetapkan Panji Gumilang Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama

Dewuna.com – Pemimpin Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama oleh Bareskrim Polri. Keputusan ini diambil setelah pemeriksaan dan gelar perkara yang dilakukan sejak Selasa, 1 Agustus 2023. Pukul 21.15 WIB, dikeluarkan surat perintah penangkapan kepada Panji Gumilang .

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, menjelaskan bahwa Panji Gumilang dijerat dengan beberapa pasal, yakni:
– Pasal 14 ayat 1 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara
– Pasal 45 A ayat 2 junto pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara
– Pasal 156 A KUHP tentang penodaan agama dengan ancaman hukuman 5 tahun.

Tidak hanya itu, Bareskrim Polri juga tengah melakukan penyelidikan terhadap beberapa kasus lain yang melibatkan Panji Gumilang. Kasus-kasus tersebut termasuk dugaan penyelewengan dana zakat, korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima Pondok Pesantren Al Zaytun, serta kasus pencucian uang.

Penyidikan oleh Bareskrim ini dimulai setelah Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) mengeluarkan laporan hasil analisa (LHA) terkait aktivitas keuangan Panji Gumilang. Dalam laporannya, PPATK mencatat bahwa terdapat ratusan rekening atas nama Panji Gumilang dan sejumlah orang lain, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 15 triliun sejak tahun 2007 hingga 2023. (Pr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *