Mentan Syahrul Yasin Limpo Kembali ke Indonesia, Tidak ‘Dijemput’ KPK

Dewuna.com – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo sudah kembali ke Jakarta pada Rabu (4/10/2023) malam. Namun, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak melakukan ‘penjemputan’ Mentan Syahrul Yasin Limpo.

“Tidak,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Rabu malam.

Diketahui, Mentan Syahrul Yasin Limpo sempat dikabarkan menghilang usai kunjungan kerja ke Eropa.

Awalnya, Syahrul berangkat ke Italia bersama 22 delegasi Kementerian Pertanian (Kementan) pada 24 September 2023.

Mentan Syahrul semula dijadwalkan tiba di Tanah Air Sabtu (30/9/2023). Namun, Mentan tak tampak dalam rombongan, bahkan Wamentan Harvick Hasnul Qolbi sempat kehilangan kontak dengan Syahrul Yasin Limpo hingga yang bersangkutan tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu petang pukul 18.41 WIB.

KPK meningkatkan status kasus dugaan korupsi di Kementan ke tahap penyidikan pada Jumat, 29 September 2023. KPK menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka, namun belum mengumumkan identitasnya.

Dalam penggeledahan rumah dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo di Kompleks Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2023), KPK menemukan uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing mencapai puluhan miliar.

Ditemukan pula 12 pucuk senjata api. Belasan senjata api ini telah diserahkan ke Polda Metro Jaya untuk ditindaklanjuti. Selain itu KPK juga menyita sejumlah barang bukti dalam bentuk dokumen dalam proses penggeledahan dimaksud.

“Perkara ini adalah berkaitan dengan dugaan korupsi dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu,” kata Ali Fikri. (Pr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *