Mantan Wali Kota Kendari SK, Ditahan Kejaksaan Tinggi Terkait Kasus Suap Perizinan

Dewuna.com – Mantan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, digiring ke dalam mobil tahanan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, pada Rabu (23/8/2023).

Penahanan terhadap Sulkarnain Kadir dilakukan oleh Kejati Sultra setelah ia diperiksa terkait kasus dugaan suap perizinan pembangunan gerai PT Midi Utama Indonesia.

Menurut Ade Hermawan, Asisten Intelijen Kejati Sultra, Sulkarnain Kadir diduga meminta pembiayaan untuk pengecatan kampung warna-warni senilai Rp700 juta. Uang tersebut diminta kepada Arif Lutfiandi Nursadi sebagai imbalan akan diberikannya izin pembangunan gerai PT Midi Utama Indonesia.

“Diberikan syarat-syarat dengan imbalan, dia diminta untuk dibuatkan kampung warna-warni dengan meminta imbalan Rp700 juta. Akan tetapi, di satu sisi kampung itu juga sudah dibiayai oleh APBD,” kata Ade.

Ade Hermawan juga mengungkap bahwa Sulkarnain Kadir diduga meminta bagian saham lima persen dari setiap pendirian gerai Anoa Mart (PT Midi Utama Indonesia) yang berlokasi di Kota Kendari. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *