Mahkamah Agung Ringankan Vonis Mati Ferdy Sambo Jadi Seumur Hidup

Dewuna.com – Mahkamah Agung (MA) telah mengambil keputusan untuk meringankan vonis mati mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, menjadi hukuman penjara seumur hidup. Keputusan ini diambil setelah MA menolak kasasi yang diajukan oleh Sambo terkait perkara dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Sobandi, mengumumkan bahwa putusan ini diambil oleh majelis hakim yang terdiri dari Hakim Agung Suhadi serta empat anggota lainnya, yaitu Suharto, Jupriyadi, Desnayeti, dan Yohanes Priyana.

“Amar putusan kasasi, tolak kasasi penuntut umum dan terdakwa dengan perbaikan kualifikasi tindak pidana dan pidana yang dijatuhkan menjadi melakukan pembunuhan berencana secara bersama-sama dan tanpa hak melakukan tindakan yang berakibat sistem elektronik tidak bekerja sebagaimana mestinya yang dilakukan secara bersama-sama.” ucap Subandi yang membacakan amar putusan di depan awak media. di Gedung MA, Jakarta Pusat, pada hari Selasa (8/8/2023).

Ferdy Sambo dinyatakan bersalah karena melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua atau J. Sambo juga terlibat dalam perintangan penyidikan atau obstruction of justice terkait kasus kematian Brigadir J.

Terdapat tiga terdakwa lain dalam perkara ini, yaitu istri Sambo, Putri Candrawathi, mantan ajudan Sambo, Ricky Rizal, dan pembantu rumah Kuat Ma’ruf. Mereka juga telah menjalani sidang terkait kasus pembunuhan berencana. Putri Candrawathi yang tadinya divonis hukuman penjara 20 tahun tetapi oleh Mahkamah Agung vonisnya diperingan menjadi 10 tahun, adapun Ricky Rizal divonis hukuman penjara 13 tahun, dan Kuat Ma’ruf divonis hukuman penjara 15 tahun. (Pr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *