Ketua Nonaktif KPK Firli Bahuri Mengundurkan Diri dari KPK

Dewuna.com – Setelah empat tahun menjabat sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengumumkan keputusannya untuk mengundurkan diri dari jabatan ketua sekaligus pimpinan KPK. Pengunduran diri ini terjadi menjelang berakhirnya masa jabatan Firli yang seharusnya berlangsung hingga 20 Desember 2024, seiring perubahan aturan MK yang memperpanjang masa jabatan pimpinan KPK menjadi lima tahun.

Pernyataan pengunduran diri disampaikan oleh Firli Bahuri di Kantor Dewan Pengawas (Dewas) KPK pada Kamis (21/12/2023). Firli menjelaskan bahwa ia telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Senin, 18 Desember 2023.

“Saya mengakhiri tugas sebagai ketua KPK dan menyatakan tidak berkeinginan untuk memperpanjang masa jabatan saya,” ujar Firli, sambil mengucapkan terima kasih kepada Jokowi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dan pihak-pihak yang mendukung KPK.

Meskipun Firli tidak memberikan alasan gamblang terkait pengunduran dirinya, keputusan ini datang di tengah persidangan etik oleh Dewas KPK. Tiga kasus dugaan pelanggaran etik, seperti pertemuan dengan eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, ketidakjujuran dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dan penyewaan rumah di kawasan elite, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi sorotan.

Selain itu, Firli Bahuri juga berstatus tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo terkait penanganan perkara korupsi di Kementerian Pertanian. Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menyatakan bahwa surat pengunduran diri Firli sudah diterima oleh Istana dan tengah diproses untuk ditetapkan dengan keputusan presiden. (Pr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *