Kejati Sultra Sita Uang Rp79 Miliar dari Kasus Tambang Ilegal Blok Mandiodo

Dewuna.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) baru saja mengumumkan hasil sitaan uang dari kasus pertambangan ilegal di Blok Mandiodo, Konawe Utara (Konut). Total sejumlah uang yang berhasil disita dari para pihak yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka mencapai Rp79.088.636.828.

Kepala Kejati Sultra, Patris Yusrian Jaya, mengungkapkan bahwa uang tersebut terdiri dari tiga mata uang yang berbeda. Rincian nominal uang berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

Pecahan Rupiah sebesar Rp59,275.226.
Pecahan Dolar Singapura sebesar SGD 1.350.000, atau jika dikonversi menjadi Rupiah senilai Rp15.273.900.000.
Pecahan Dolar Amerika sebesar USD 296.700, yang jika dikonversi setara dengan Rp4.539.510.000.
“Jumlah keseluruhan Rp 79.088.636.828 dengan berupa mata uang rupiah, dolar Singapura, dan dolar Amerika,” ungkap Patris Yusrian Jaya.

Uang tersebut disita sebagai bagian dari langkah hukum dalam penanganan kasus pertambangan ilegal yang melibatkan sejumlah pihak di Blok Mandiodo, Konawe Utara. (Ma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *