Bareskrim Polri Temukan Korupsi Dana BOS dalam Kasus Panji Gumilang

Dewuna.com – Dalam sebuah gelar perkara yang dilakukan oleh Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri, fakta mengejutkan muncul terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) atas nama Panji Gumilang. Gelar perkara tersebut tidak hanya mengungkap bukti permulaan yang cukup untuk melanjutkan kasus tersebut ke tahap penyidikan, tetapi juga menemukan unsur tindak pidana korupsi terkait dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Whisnu Hermawan, mengumumkan bahwa berkas perkara korupsi dana BOS telah ditemukan sebagai berkas kedua dalam gelar perkara ini. Proses gelar perkara berlangsung dari pukul 10.00 hingga 13.00 WIB, dan melibatkan penyidik, pihak eksternal Polri, serta para ahli.

Whisnu menjelaskan bahwa proses gelar perkara juga melibatkan keterangan dari para ahli, termasuk akademisi, ahli yayasan, dan ahli pidana. Selain itu, Tim Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta tim dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) juga terlibat dalam proses ini. Keterlibatan BPK RI bertujuan untuk menganalisis perhitungan kerugian negara yang terkait dengan kasus TPPU Panji Gumilang.

Lebih lanjut, Whisnu mengungkapkan bahwa pihaknya telah membuka sejumlah rekening yang terkait dengan Panji Gumilang, dan nilai transaksi mencapai miliaran. Rincian lebih lanjut akan diungkapkan setelah proses penyidikan berlangsung.

Dalam kasus ini, Panji Gumilang dijerat dengan beberapa pasal undang-undang TPPU dan KUHP dengan ancaman hukuman bervariasi maksimal 20 tahun penjara.

Kasus ini menunjukkan bagaimana penyelidikan terhadap tindak pidana ekonomi dapat mengungkap berbagai unsur kejahatan yang terkait satu sama lain.(Pr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *